Pada saat ini, dunia berbeda dengan dunia puluhan tahun lalu akibat inovasi besar dan penemuan dalam bidang bisnis dan teknologi. Model dan praktek bisnis saat ini juga telah berubah dan teknologi telah mengubah bagaimana kita mengkomunikasikan dan berbagi informasi.
Dengan Cloud Computing (baca: Komputasi Awan) memiliki potensi untuk memberikan berbagai layanan inovatif dalam pengelolaan infrastruktur, platform pengembangan, aplikasi perangkat lunak dan proses bisnis yang kompleks dengan biaya yang lebih efisien dan efektif dibandingkan sebelumnya.
The National Institute of Standards and Technology (NIST) mendefinisikan komputer awan adalah sebuah model yang memberikan kenyamanan, akses jaringan on-demand ke sumber daya komputer yang dikonfigurasi untuk bisa berbagi (seperti; jaringan, server, tempat penyimpanan data, aplikasi dan layanan) yang dapat dengan cepat ditetapkan dan dirilis dengan pengaruh yang minimal dari manajemen atau interaksi dari penyedia layanan (provider).
Layanan yang diberikan oleh Komputasi Awan terdiri dari 3 jenis layanan sebagai berikut;
- Software as a Service (SaaS); layanan yang menyediakan akses untuk menjalankan aplikasi yang disediakan oleh provider melalui client interface, seperti browser (misalnya; Gmail). Pelanggan tidak mengelola infrastruktur, jaringan, backup data, ataupun server.
Contoh layanan: Tagihan, keuangan, Human Resources, Content Management, Backup & Recovery, CRM, Document Management
- Platform as a Service (PaaS); Layanan yang diberikan oleh provider untuk mengembangkan aplikasi dalam infrstrukturnya dan menggunakan bahasa pemograman dan tool yang didukung oleh platform (misalnya Java atau Phyton tersedia dalam Google App Engine)
Contoh layanan; Business Intelligence, Development and Testing, Database
- Infrastructure as a Servivce (IaaS); Layanan yang menyediakan fasilitas untuk menyewa tempat penyimpanan data, server, bandwidth sehingga pelanggan dapat menginstall dan menjalankan perangkat lunak apa saja (sistem operasi dan/atau aplikasi)
Contoh layanan; Tempat penyimpanan data (storage), service management
Beberapa konfigurasi yang ada pada Cloud Computing seperti berikut ini:
- Public Cloud; konfigurasi ini menyediakan infratrsuktur yang dapat dibagai dengan model “pay-as-you-go”. Pelanggan dapat memilih infrastruktur yang dia mau, dan memilih elemen keamanan (security) dan uptime (SLA). Contoh: Amazon Web Service EC2 (Elastic Compute Cloud)
- Private Cloud; adalah perusahaan yang hanya mau menggunakan layanan yang ada dalam perusahaannya (hosted-in-house) dan tidak berbagi infrastruktur, perusahaan masih investasi hadrware dan software, manfaatnya tidak terlalu banyak
- Hybrid Cloud; kombinasi dari Cloud yang berbeda (misalnya Public dan Private), yang memungkinkan pertukaran informasi dan memberikan layanan diantara cloud yang mempunyai aplikasi yang sama dan provider menggunakan standar atau metodologi tanpa mempertimbangkan kepemilikan atau lokasi
- Community Cloud; konfigurasi ini memungkinkan untuk berbagi infrastruktur pada perusahaan, mendukung komunitas yang mempunyai kepedulian yang sama (misalnya; misi, kebutuhan keamanan, kebijakan dan pertimbangan kepatuhan). Contoh: menyediakan layanan cloud untuk semua instansi pemerintahan.
sumber : NIST, ISACA, berbagai sumber
Discussion
No comments yet.